Privasi untuk Kenyamanan Berselancar

Pengguna menerima peringatan di rumah hanya karena mereka mengunjungi sebuah website? Bisa saja. Apalagi jika website yang dikunjungi merupakan website berisi konten dewasa atau kejahatan. Namun, Anda bisa mempersulit atau mencegah tindakan tersebut dengan menggunakan sistem yang dilindungi terhadap pelacakan, serta alamat IP yang disamarkan Ketika pengguna mengunjungi sebuah website, mereka meninggalkan jejak di banyak titik antara server dan browser. Bahkan saat mereka menggunakan secure browser, mereka tidak bisa berharap banyak, terutama ketika menggunakan WLAN publik. WLAN jelas memerlukan keamanan yang terenkripsi.

Namun, Anonimitas memiliki keterbatasan yang mempengaruhi tingkat kenyamanan. Langkah-langkah berikut ini dapat membantu Anda untuk berselancar secara anonim. 3Bebas dari iklan dan pelacak: Anda dapat memulainya melakukan konfigurasi Firefox, browser yang paling banyak digunakan. Anda bisa menentukan batasan terbaik antara privasi dan kenyamanan berselancar. 3Aman terhadap ancaman: Dengan beberapa tool, Anda bisa bebas dari jejak saat berselancar menggunakan browser. Browser BitBox BSI contohnya.

Browser ini berjalan secara terisolasi dalam mesin virtual yang dapat me-reset aktivitas saat menutup browser sehingga tidak meninggalkan jejak permanen. Namun, alamat IP tidak disamarkan sehingga dapat disimpan oleh website yang Anda kunjungi. 3Anonymous melalui IP: Dengan dua tool khusus, Anda bisa memanfaatkan anonimitas secara maksimal dengan melibatkan jaringan Tor dan alamat IP yang dikaburkan. Namun, paket browser Tor menggunakan sistem operasi Windows normal yang dapat menyimpan key-logger dan berjalan diam-diam di latar belakang sehingga bisa mengungkapkan semua URL yang dikunjungi.