Tubuh Terbelah Bagian 4

Gerakan-gerakan itu memunculkan gerakan seseorang dalam dua dimensi berbeda di ranah umum dan wilayah pribadi. “Split ini antara apa yang tampak dan tidak, apa yang saya rasakan di dalam dan apa yang dilihat orang sebagai pribadi serta apa yang dibaca orang lain,” ujar koreografer penerima beberapa penghargaan koreografi ini, antara lain penghargaan dari Dewan Australia (2016) dan Bessie Award untuk The New York Dance and Performance Award.

Guerin juga ingin memperlihatkan ekspresi dan kekuatan tubuh perempuan dalam penampilan koreografi dengan kebebasan gerak. Tubuh perempuan itu adalah sebuah kewajaran, kenormalan, tidak harus dilihat secara berlebihan. Dia mengambil inspirasi gerak koreografinya dari mana-mana, tidak merujuk pada salah satu benda.

Termasuk gerakan yang terbangun secara psikologis. Ia mencontohkan seperti gerakan sesuatu yang merayap atau mengerikan. Koreografi ini terlihat lebih menarik dengan tata lampu oleh Paul Lim. Ia memainkan terang-gelap dan fokus pencahayaan untuk memperkuat pertunjukan itu. Kedua penari menari dalam irama yang statis dari musik asli perkusi yang merupakan komposisi dari Scanner selama 2,5 menit, yang kemudian diulang-ulang dengan permainan tempo dan volume.

Tubuh Terbelah Bagian 3

Gerakan mereka dimulai dari menekuk badan, seperti orang sedang melakukan pemanasan, atau terbaring telentang sambil menggerakkan tangan dan kaki ke kiri kanan, atau berputar mengeksplorasi bidang panggung. Pada menit berikutnya, mereka masih melakukan beberapa gerakan yang sama, masih dengan gerakan tangan dan langkah kaki yang ringan dan lincah.

Tapi kemudian kedua tubuh itu bergerak dengan koreografi berbeda. Bahkan seperti saling merangsek, lalu kembali menyatu. Ada kalanya mereka melakukan gerakan ringan mengibaskan tangan, menggosoknya, atau gerakangerakan kecil yang menampilkan detail, seperti menggerakkan semua jari. Kadang mereka membuat putaran lingkaran di udara atau merayap seperti makhluk melata atau alien yang siap merobek tubuh mangsanya.

Kedua tubuh ini pun saling menekuk, memelintir tangan, atau salah satu menggendong di pinggang. Ada kekuatan dan keindahan dalam gerakan kedua tubuh itu. Guerin menggiring fokus penonton untuk kedua penarinya dengan pembatasan bidang, yang makin lama makin sempit, dengan selotip. Menurut Guerin, komposisi ini menampilkan dua gerakan dualitas dari satu orang.

Tubuh Terbelah Bagian 2

Pada Sabtu, 4 Agustus 2018, mereka juga menampilkan koreografi yang sama sebagai pembukaan dari Salihara International Performances Festival (SIPFest). Split pertama kali dipentaskan pada Maret 2017 dan menerima penghargaan kategori Penari Terbaik dari Helpmann Award pada 2017.

Lucy Guerin, sang koreografer, adalah peraih Bessie Award pada 1996 dan Outstanding Contribution to Dance dari Australia Council Award pada 2016. Lewat Lucy Guerin Inc yang didirikan pada 2002, ia menciptakan karya-karyanya melalui pendekatan eksperimental dan struktur fisik yang jernih. Koreografi ini berbicara tentang dua tubuh yang terbelah antara konflik dan keinginan berdamai.

Dunia yang makin terbatas sumber dayanya dalam hal inidipertegas dengan bidang yang makin sempit saat bergerak mendorong persaingan, negosiasi, harmoni, juga agresi. Kedua penari dalam koreografi harus mengelola dimensi ruang dan waktu untuk tubuh dan gerakan mereka. Hal ini terlihat dalam gerakan kedua penari, yang pada 20 menit pertama diiringi musik perkusi statis namun dimainkan temponya. Mereka bergerak seirama dan harmonis. Yang membedakan mereka adalah selembar pakaian yang menutup salah satu penari.

Tubuh Terbelah

Mereka membelah arena menjadi dua bagian dengan selembar selotip dan membuat garis pembatas pada setengah bagian pertama. Dalam gerakan seperti makhluk alien, salah satu penari seperti mendongkel sesuatu dari dalam tanah lalu memasukkannya ke mulut. Seperti memasukkan bibit alien ke dalam tubuh yang bergerak mengejang.

Penari lain bergerak seolah bangkit dari tanah, memperhatikan tubuh yang mengejang tersebut. Kemudian mereka kembali membuat batas dan bergerak dalam ruang yang lebih sempit. Kali ini tangan si penari berkostum terlihat seperti jari alien yang siap merenggut matanya. Jari – jari telunjuknya bergerak pada saat ada sosok tubuh yang lain merapat dari arah belakang. Jemarinya bergerak seperti laba-laba atau tangan siap mengoyak tubuh di depannya.

Tubuh telanjang itu siap mengendus, menerkam, dan mengoyak isi tubuh penari lain yang berkostum. Mereka terus bergerak dalam bidang yang lebih sempit, lebih sempit lagi, hingga hanya bisa berdiri dan akhirnya terjatuh dalam bidang seluas keramik kurang dari setengah meter. Adalah Melani Lane dan Lilian Steiner yang menarikan Split karya Lucy Guerin, koreografer Australia, di Black Box Salihara, Ahad, 5 Agustus 2018.

Multimedia Antara LG G3 Beat vs Sony Xperia M2 Aqua

Multimedia Antara LG G3 Beat vs Sony Xperia M2 Aqua

Desain kedap air Xperia M2 Aqua tampaknya tak mengganggu kemampuan speaker-nya. Suara yang dihembuskan speaker di bawah bodi tetap nyaring dan jernih. Speaker di belakang bodi G3 Beat juga jernih sih, selama tak sedang tertutup tangan. Ketika diadu nyaring dan jernih pada volume level tertinggi, Xperia M2 Aqua terasa lebih unggul. Gen audio Sony yang sudah terkenal itu ternyata tetap diturunkan. Bisa dicek kehadiran ClearAudio+ dan Equalizer di Walkman. Sebagai produk Sony, sudah tentu Walkman merupakan andalan player musik.

Sumber : Game Ppsspp

Meski begitu, Play Music tetap disertakan. Selain ClearAudio+ dan Equalizer yang berfungsi bergantian, Walkman dilengkapi Throw untuk streaming. Play Music juga bisa mengakses Equalizer. Selain Music, ada Play Music di G3 Beat. Tapi hanya Music yang dilengkapi Sleep timer dan Audio eff ects berupa Equalizer (butuh earset tercolok) dan Pitch & speed. FM Radio sama-sama baru aktif kalau earset sudah tercolok. Xperia M2 Aqua membekal TrackID dan Visualizer. Sementara G3 Beat punya Sleep timer dan perekam.

Untuk nonton klip video, di G3 Beat pakai Video bawaan dalam Gallery. Sedangkan di Xperia M2 Aqua tentu saja mengandalkan Movies. Player di G3 Beat maupun Xperia M2 Aqua bisa baca file HD 1080p. Kamera Sama-sama membekal 8MP untuk kamera utama, dan VGA untuk kamera depan, kompetisi berlangsung pada fitur tambahan. Xperia M2 Aqua mewarisi sensor Exmor RS maupun kemudahan penambahan moda dan filter sehingga variasinya sangat banyak. Meski tak punya filter unik, G3 Beat membekal Laser Auto Focus yang teruji kecepatan dan kehandalannya menetapkan titik fokus.

Membandingkan hasil tembakan foto dan rekaman video kedua kamera utama, menurut Kami hasilnya sebanding. Sama-sama punya sedikit noise, namun secara keseluruhan sama-sama sukses menangkap kealamian warna. Penasaran untuk kondisi minim cahaya seperti sore dan malam hari, hasilnya sama-sama tak tajam. Tapi Xperia M2 Aqua sedikit lebih baik. Keduanya punya editor foto, tapi tak punya editor video. Foto dan video mudah di-share ke media sosial atau disimpan ke storage online. Keduanya sama-sama punya “tombol shutter”; G3 Beat manfaatkan fungsi lain Rear Key, Xperia M2 Aqua dengan tombol ekstra di kanan bodi. Sama-sama dilengkapi shutter ganda foto dan video, keduanya sama-sama bisa motret foto sembari rekam video.

Urutan Processor Terbaik untuk Hp 4G Bagian 3

Snapdragon 800

Snapdragon seri 800, terbagi menjadi lima sub seri, yakni 800, 801, 805, 808, dan 810. Snapdragon 800 hadir pada tahun 2013. Sedangkan 805 hingga 810 hadir pada tahun 2014. Untuk seri Snapdragon 801, beberapa varian dirilis pada tahun 2013, sisanya dirilis pada 2014. Berbeda dengan Snapdragon 600, 400, dan sebelumnya, Snapdragon 800 menggunakan empat buah CPU Krait 400. CPU Krait 400 tersebut memiliki performa yang lebih kencang jika dibandingkan dengan Krait 200 dan Krait 300. Krait 400 sendiri menggunakan arsitektur 28 nm High Performance Mobile. Dengan arsitektur tersebut, CPU Krait 400 mampu menghasilkan performa yang kencang. Konsekuensinya, dispasi panas yang dihasilkan menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan Krait 200 atau Krait 300 yang menggunakan arsitektur 28 nm Low Power. Pada Snapdragon 800, CPU Krait 400 tersebut mampu dikonfigurasikan hingga 2,26 GHz. Seluruh varian Snapdragon 800 juga menggunaan GPU Adreno 330. Berkat GPU tersebut, perangkat mobile mampu menangkap maupun memutar video beresolusi 4K. Chipset Snapdragon 800 juga mendukung penggunakan kamera hingga 21 MP yang dilengkapi dengan feature stereoscopic 3D, dual image signal processor, USB 2.0, dan USB 3.0 melalui port Micro USB. Memasuki seri 801, tidak terdapat perubahan yang signifikan dari seri sebelumnya, yakni Snapdragon 800. Hal tersebut secara tidak langsung pun terlihat dari sedikitnya penambahan digit dari 800 ke 801. Hanya saja, Snapdragon 801 dirancang untuk dapat memiliki clock speed yang lebih kencang daripada Snapdragon 800. Tidak hanya itu, seri 801 juga dilengkapi dengan dukungan terhadap eMMC versi 5.0 yang memiliki kecepatan transfer data hingga 400 MB/s.

Baca Juga : https://teknorus.com/gudang-movie/

eMMC merupakan kepanjangan dari Embedded Multimedia Card atau yang biasa disebut dengan media penyimpanan internal. Beberapa varian dari chipset Snapdragon 801 sendiri mampu berlari hingga 2,36 – 2,45 GHz. Pada Snapdragon 805, CPU dan GPU yang digunakan lebih powerful jika dibandingkan dengan Snapdragon 801. CPU pada chipset Snapdragon 805 adalah empat buah Krait 450. Sedangkan GPU yang digunakan adalah Adreno 420. Krait 450 yang terdapat pada chipset tersebut dapat dikonfigurasikan hingga 2,7 GHz. Seperti halnya Krait 400, Krait 450 juga menggunakan arsiktetur 28 nm High Performance Mobile. Chipset ini juga dilengkapi dengan feature dual camera image signal processor hingga 55 MP, Stereoscopic 3D, eMMC 5.0, Bluetooth 4.1, Wi-Fi 802.11ac, USB 2.0, USB 3.0, dan IZat Gen8B GNSS location untuk GPS. Snapdragon 808 merupakan chipset pertama yang dilengkapi dengan prosesor hexa-core. Selain menggunakan hexa-core, chipset ini juga berbasis 64-bit. Untuk itu, Qualcomm membenamkan dua CPU berbasis 64-bit, yakni Cortex-A57 dan CortexA53. Pasalnya, hingga saat ini Qualcomm belum memiliki varian CPU Krait yang sudah menggunakan arsitektur 64-bit. Enam buah inti prosesor tersebut terdiri dari dua buah inti prosesor dari Cortex-A57, sedangkan sisanya berasal dari Cortex-A53.

Qualcomm juga memperbarui GPU pada chipset Snapdragon 808 dengan hadirnya Adreno 418. Meski performanya sedikit di bawah Adreno 420, GPU Adreno 418 sudah menggunakan proses fabrikasi 20 nm. Seri Snapdragon 810 merupakan seri yang paling ditunggutunggu oleh semua produsen smartphone maupun gadget. Pasalnya, chipset ini akan disetarakan dengan chipset Apple A8 yang terdapat pada iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Selain itu Snapdragon 810 merupakan chipset flagship pertama buatan Qualcomm yang sudah berbasis 64-bit. Chipset ini akan dilengkapi dengan delapan inti prosesor yang berasal dari dua CPU, yakni Cortex-A57 dan Cortex-A53. Masing-masing menyumbang delapan inti prosesor. Di dalamnya juga terdapat GPU Adreno 430 yang memiliki clock speed 650 MHz serta menggunakan proses fabrikasi 20 nm. Tidak hanya itu, Snapdragon 810 juga sudah mendukung memory LPDDR4.

Urutan Processor Terbaik untuk Hp 4G

Hingga saat ini, Snapdragon masih menjadi chipset primadona untuk berbagai perangkat mobile. Oleh karena itu, Qualcomm pun sudah menyiapkan chipset Snapdragon versi 64-bit lengkap dengan feature 4G. S ebelum para produsen chipset mulai berbondong- bondong menciptakan SoC (System-on-Chip) untuk smartphone dan tablet, Qualcomm sudah meng hadirkan SoC Snapdragon untuk berbagai smart phone pada tahun 2007. Awalnya, Qualcomm men– – gandalkan ARM11 sebagai CPU untuk dipadukan ke dalam chipset buatannya. Namun setelah itu, Qualcomm membuat CPU sendiri dengan codename Scorpion. Berbeda dengan ARM11 yang masih menggunakan arsitektur ARM v6, Scorpion sudah menggunakan arsitektur ARM v7. Sejatinya, Scorpion memiliki feature yang tidak jauh berbeda dengan CPU Cortex-A8. Pasalnya, CPU Cortex-A8 juga menggunakan arsitektur yang sama. Namun Qualcomm berhasil membuat performa CPU Scorpion lebih kencang jika dibandingkan dengan Cortex-A8. Scorpion pada awalnya hanya memiliki varian single core saja.

Baca Juga : https://teknorus.com/wa-web/

Namun seiring kompleksnya kebutuhan pengguna para perangkat mobile, prosesor single core tidak cukup mumpuni untuk memproses berbagai data. Oleh karena itu, Scorpion pun hadir dalam varian dual core. Hingga tahun 2010, Qualcomm masih menjagokan Scorpion sebagai CPU untuk dipadukan pada chipset buatannya. Qualcomm sendiri sempat menggunakan CPU Scorpion mulai dari chipset Snapdragon S1, Snapdragon S2, hingga Snapdragon S3. Pada chipset Snapdragon S1, CPU Scorpion masih menggunakan proses fabrikasi 65 nm. Memasuki seri Snapdragon S2, prosesor tersebut pun diproduksi dengan proses fabrikasi yang semakin kecil, yakni 45 nm. Hal tersebut membuatnya semakin efisien dari sisi konsumsi daya. Setelah menggunakan CPU Scorpion, Qualcomm pun merilis CPU dengan codename Krait. Meski masih menggunakan arsitektur ARM v7, CPU ini hadir dengan performa yang lebih kencang jika dibandingkan dengan Scorpion. Tidak hanya itu, konsumsi daya serta panas yang dihasilkan pada saat bekerja pun berkurang. Pasalnya, CPU Krait menggunakan proses fabrikasi yang lebih kecil dari Scorpion, yakni 28 nm. Berbeda dengan CPU Scorpion, Krait hadir dengan varian dual core dan quad core.

Sejak tahun 2012 sampai saat ini, CPU Krait masih dipercaya untuk dipadukan ke dalam chipset Snapdragon. Hampir semua varian dari chipset Snapdragon seri S4, 200, 600, hingga 800, menggunakan prosesor tersebut sebagai komponen utama untuk memproses berbagai data. Tidak hanya untuk kelas entry saja, CPU Krait juga hadir untuk kelas mainstream hingga high end. CPU Krait 200 hadir untuk mengisi kelas entry. Sedangkan Krait 300 untuk kelas mainstream. Sementara Krait 400 dan Krait 450 untuk kelas high-end. Hingga saat ini, masih banyak produsen perangkat mobile yang menggunakan CPU Krait 400 untuk lini produk unggulannya. Meski sudah memiliki CPU sendiri, beberapa tidak semua varian chipset menggunakan CPU Scorpion maupun Krait. Ada beberapa varian yang menggunakan CPU Cortex. Sejatinya, CPU Cortex pun tidak jauh berbeda dengan Scorpion maupun Krait. Pasalnya, Cortex, Scorpion, dan Krait menggunakan arsitektur yang sama, yakni ARMv7. Hanya saja, prosesor Scorpion dan Krait dibuat oleh Qualcomm dengan melakukan beberapa modifikasi. Sedangkan CPU Cortex dibuat oleh ARM Holdings sendiri sebagai model referensi atau model dasar. Karakteristik dari CPU Krait sendiri tidak jauh berbeda dengan Cortex-A15 buatan ARM Holdings.

Perluasan Pasar Ekspor Digeber

JAKARTA — Pemerintah mengintensifkan upaya mendorong kinerja ekspor setelah menggulirkan kebijakan pengendalian impor. Presiden Joko Widodo dipastikan akan membawa misi ini sebagai salah satu agenda lawatan kenegaraan pekan depan. Kemarin, Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas untuk membahas secara khusus rencana kunjungannya ke Korea Selatan dan Vietnam pada Senin-Rabu mendatang. Dia berharap lawatan ini akan mencapai hasil yang konkret untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara. “Terutama investasi di bidang industri karena ini kekuatan yang dimiliki Korea Selatan,” kata Jokowi, membuka rapat di Istana Bogor. Selain investasi, peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia-Korea Selatan meliputi bidang industri dan perdagangan. Rencananya, 10 nota kesepahaman antarbisnis senilai US$ 1 miliar di sektor otomotif, energi, transportasi, dan infrastruktur diteken di depan pemimpin kedua negara itu. Peningkatan kerja sama perdagangan juga akan menjadi fokus kehadiran Jokowi dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia Wilayah Asia Tenggara (WEF-ASEAN) di Vietnam. Pembicaraan bilateral juga akan membahas masalah ekspor otomotif Indonesia yang sempat terganggu karena aturan pengetatan impor Vietnam. “Fokusnya adalah penguatan ekspor dan perlindungan investor-investor Indonesia di Vietnam,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Industrialisasi untuk menggenjot ekspor menjadi isu utama di tengah defisit neraca perdagangan Indonesia yang mencapai US$ 1,02 miliar sepanjang paruh pertama tahun ini. Pertumbuhan ekspor tak sekencang impor. Tak pelak, defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) melebar. Pada April-Juni 2018, CAD mencapai US$ 8 miliar atau 3 persen dari produk domestik bruto. Upaya menggeber kinerja ekspor untuk mengerem laju CAD dilakukan bersamaan dengan digulirkannya kebijakan pembatasan impor lewat penyesuaian tarif perpajakan. Pemerintah juga berencana menunda sejumlah proyek strategis nasional yang dianggap bakal membutuhkan banyak komponen luar negeri. Tanpa kombinasi peningkatan ekspor dan pengendalian impor, Bank Indonesia memperkirakan CAD tahun ini berpotensi mencapai US$ 25 miliar, naik 44 persen dibanding tahun lalu yang hanya defisit US$ 17,3 miliar. Kondisi ini mengkhawatirkan lantaran membuat perekonomian dalam negeri rentan terhadap gejolak eksternal. Stabilisasi nilai tukar rupiah yang sepanjang tahun ini telah terdepresiasi 9,9 persen pun bakal sulit dilakukan. Menurut Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Imam Pambagyo, dalam waktu dekat bakal ada peluang besar menggenjot ekspor ke Australia.

Perundingan panjang Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IACEPA) telah rampung. “Sebanyak 6.474 komoditas ekspor ke Australia akan bebas bea masuk,” kata Iman di kantornya, kemarin. Komoditas yang dimaksudkan meliputi peralatan elektronik, permesinan, karet, kayu, kopi, cokelat, kertas, hingga otomotif beserta beragam produk turunan.

Caleg Koruptor Ko Boleh Nyalon ?

Caleg Koruptor Ko Boleh Nyalon ? – Koruptor itu tidak pakai bekas. Maksudnya bekas koruptor. Arti koruptor adalah orang yang melakukan korupsi, yang menyelewengkan uang di tempat kerjanya. Ini kejahatan yang bisa dihukum. Menjadilah dia narapidana. Setelah bebas dari penjara boleh disebut bekas narapidana, tapi bukan bekas koruptor. Ini penjelasan Romo Imam ketika saya temui kemarin. Lalu saya bertanya, apakah mantan narapidana atau koruptor bisa menjadi calon anggota legislatif? Romo yang penyabar itu menjelaskan: “Sampeyan jangan campur aduk. Yang dilarang oleh Komisi Pemilihan Umum itu hanya koruptor, pelaku kejahatan seksual, dan bandar narkoba. Mantan narapidana kasus lain tidak disebut.” Saya mengangguk. Lalu saya merenung karena Romo sibuk dengan cucunya. Peraturan KPU jauh lebih ringan dari peraturan majelis agama Hindu dalam menetapkan calon pendeta. Ada syarat, tidak boleh terlibat dalam tindak pidana yang menyebabkan masuk bui. Dulu ada teman sekampung mau bersiap-siap menjadi pendeta, terhalang oleh syarat itu. Dia pernah dihukum tiga bulan karena kedapatan memegang ayam jago persis ketika polisi menggerebek sabungan ayam.

Dia mengaku sudah tobat, apakah itu tidak cukup? Bukankah ada ketentuan bahwa hak menjadi pendeta adalah hak semua warga? Lalu saya membaca kisah Rsi Valmiki, nun di masa lalu di India. Valmiki semasa mudanya adalah perampok. Suatu ketika dia tertangkap dan dihukum. Selama menjalani hukuman dia bertobat dan memperbaiki perilakunya. Penjara mengubah seorang Valmiki yang mantan perampok menjadi Valmiki yang spiritual. Umat akhirnya mengakui kehebatan Valmiki setelah menyandang gelar resi, salah satu gelar pendeta. Epos Ramayana adalah karyanya. Tidak bisakah hidup Rsi Valmiki dijadikan yurisprudensi bahwa seorang penjahat bisa berubah setelah melakukan serangkaian tobat dan pembelajaran selama dihukum? Bukankah banyak agama yang mengajarkan bahwa sesungguhnya orang yang bertakwa itu bukanlah orang yang bebas dari dosa, tapi orang yang bila melakukan kesalahan maka dia segera bertobat? Romo bebas dari cucunya dan saya menanyakan apa yang saya renungkan ini. “Romo, ada benarnya pendapat Badan Pengawas Pemilu. Koruptor itu sudah menjalani hukuman, tentu sudah bertobat di penjara, kenapa KPU harus menambahkan hukuman lagi? Valmiki saja bisa menjadi resi,” kata saya. Romo tertawa dan ini penjelasannya. Peraturan selalu dibuat mengikuti zaman yang berubah. Di zamannya Rsi Valmiki, penjara itu adalah tempat orang dibina agar perilakunya berubah. Langkah penting di sini adalah pembinaan agar orang itu bertobat.

Ada tiga sasaran bertobat. Berhenti dari perbuatan yang menimbulkan kejahatan itu, menyesali dan minta ampun atas dosa dari perbuatan itu, serta bertekad tidak mengulangi lagi kesalahan itu. Ada tambahan yang keempat jika perbuatan jahat itu menyangkut orang lain, yakni meminta maaf kepada yang bersangkutan. Penjara kita sebenarnya mengadopsi cara pembinaan tersebut. Karena itu, narapidana disebut “orang binaan” dan penjara disebut lembaga pemasyarakatan, agar yang dibina bisa menjadi masyarakat ideal setelah keluar dari sana. Apakah itu sudah dilaksanakan? Nol besar. Penjara justru menjadi perguruan yang mengasah ilmu para penjahat. Bandar narkoba makin bebas beraksi di penjara. Koruptor jangankan tobat, malah menyuap kepala penjara. Unsur pertobatan dan unsur pembinaan tak ada. “Karena kondisi inilah saya lebih setuju KPU dibandingkan dengan Bawaslu. Ada hak masyarakat yang ingin mendapatkan wakilnya yang bersih di parlemen,” kata Romo

Jokowi Sempat Incar Najwa dan Nadiem

JAKARTA — Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin secara resmi mengumumkan pengusaha Erick Thohir sebagai ketua tim kampanye nasional. Jokowi menilai pendiri Mahaka Group—bisnis media dan hiburan—tersebut akan melengkapi struktur tim pemenangannya yang telah banyak diisi politikus senior partai koalisi. “Sehingga ketua umumnya kami berikan kepada profesional muda,” kata Jokowi di Posko Cemara, Jakarta Pusat, kemarin. Bagi Jokowi, kampanye bukan hanya urusan berpolitik. “Ini urusan manajemen, mengelola kampanye,” ujarnya. Penunjukan Erick melengkapi struktur tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf yang lebih dulu tersusun pada medio Agustus lalu. Pencarian sosok ketua tim kampanye ini melalui proses panjang dan menyisir banyak calon. Komposisi tim pemenangan wajib disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum sehari sebelum masa kampanye dimulai pada 23 September mendatang. Sumber Tempo yang mengetahui proses penunjukan itu mengungkapkan, sebelum memilih Erick, Jokowi terlebih dahulu menawarkan posisi tersebut kepada presenter Najwa Shihab dan pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim.

Keduanya dikontak secara terpisah. Najwa beberapa kali diundang ke Istana. Sejumlah sumber mengatakan, kepada tamunya, Jokowi menyatakan ingin bertindak di luar kebiasaan dengan menunjuk ketua tim sukses dari kalangan muda nonpartai. Najwa disebutkan menolak permintaan itu dengan alasan keluarga. Kalangan Istana pun menghubungi sejumlah kerabat mantan jurnalis Metro TV tersebut. Najwa berkukuh menolak memimpin tim sukses Jokowi. Dihubungi kemarin, Najwa tidakbanyak berkomentar. Ia mengatakan masih tetap seorang jurnalis yang ingin membesarkan perusahaan digital barunya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Eriko Sotarduga, membenarkan bahwa Nadiem, Najwa, dan Erick telah lama diincar. Selain ketiganya, ada nama Wishnutama, Direktur NET Mediatama Televisi. Mereka diharapkan bisa menggaet suara dari kalangan muda. “Beliau (Erick) bersama-sama dengan beberapa nama lain sudah digadang untuk menjadi calon ketua tim kampanye,” kata Eriko. Menurut Eriko, pilihan semakin condong ke Erick setelah pengusaha berusia 48 tahun itu dinilai sukses memimpin panitia pelaksana Asian Games 2018. Adapun Erick mengaku ditawari posisi itu sejak 20 Agustus lalu, sehari sebelum sembilan sekretaris jenderal partai koalisi menyerahkan struktur tim kampanye ke KPU. Ia memutuskan menerima karena sosok Jokowi.