5 Jenis Pelajaran Bahasa Jerman untuk Pemula 

Mengapa belajar bahasa Jerman? Ketika kamu hendak mempelajari bahasa asing, maka alasan mempelajarinya harus sepenuhnya dipahami. Memiliki alasan yang kuat untuk belajar bahasa Jerman akan memberikan motivasi. Apalagi bahasa Jerman terkenal sulit dipelajari untuk lidah Indonesia. 

Pelafalannya saja sangat sulit, tapi sekali menguasainya ternyata tidak sulit loh dan salah satu cara tercepat adalah dengan mengikuti kelas kursus bahasa Jerman.

Selain itu ada banyak keuntungan menguasai bahasa ini pun sangat besar dalam hal karir dan akademik di masa depan. Jadi mumpung masih dini, kamu segeralah belajar. Masih banyak waktu yang bisa diluangkan untuk belajar setiap harinya. 

Materi Belajar Bahasa Jerman yang Tepat untuk Pemula

Belajar bahasa asing tak bisa dilakukan sekaligus dalam waktu banyak dan materi yang mendalam. Sedikit demi sedikit namun rutin, kamu bisa mempelajarinya dengan cara tersebut. Apabila tak puas dengan mempelajarinya sendiri, kamu juga bisa mengikuti kursus bahasa Jerman yang saat ini sudah banyak diselenggarakan. 

Apa saja materi yang bisa dipelajari oleh pemula? Berikut ini beberapa jenis pelajaran bahasa Jerman yang bisa kamu pelajari sebagai pemula. 

Pelafalan ABCD

Pelafalan adalah materi paling dasar yang harus kamu kuasai sebelum masuk ke dalam kosakata. Bahasa Jerman memiliki pelafalan yang sangat berbeda dengan bahasa Indonesia, antara tulisan dengan pelafalannya berbeda jauh. Ketika kamu sudah membuat jadwal belajar dan target yang ingin diraih dalam jangka waktu dekat, maka cobalah mengucapkan huruf Jerman. 

Alfabet Jerman sama dengan Indonesia yaitu ABCD namun ada tambahan huruf lain yaitu ä, ö, ü dan ß. Merasa aneh? Jangan khawatir karena hanya ada empat huruf tambahan saja. Kunci untuk bisa menghafalkan adalah fokus pada pelafalan setiap huruf sehingga tak lagi terasa asing untuk diucapkan. Dengarkan dan ulangi pengucapannya hingga terbiasa menggunakan kamus elektronik. 

Kosakata Dasar

Pelajaran selanjutnya adalah kosakata dasar. Belajar kosakata juga bisa sambil menghafalkan alfabet, karena ketika dirangkai menjadi sebuah kata pelafalannya bisa berbeda.

Sama dengan kosakata yang disusun menjadi kalimat nantinya bisa memiliki arti dan pelafalan yang berbeda. Nah untuk menghafalkan kosakata ini, mulailah dari dasar yaitu yang sering dipergunakan. 

Cobalah untuk menghafalkan 300 kosakata dasar yang sering digunakan sehari-hari. Buatlah target untuk menghafalkannya dalam satu bulan pertama. Kemudian tingkatkan untuk menghafalkan 1.000 kosakata baru. Beberapa kosakata seperti : heute (hari ini), morgen (besok), gestern (kemarin), kommen (datang), dll. 

Gender : der, die, das

Sambil belajar kosakata, kamu juga bisa menyisipkan materi mengenai gender dalam bahasa Jerman. Tiga jenis gender yang digunakan adalah der (maskulin), die (feminin), dan das (netral). Ketiganya digunakan tanpa aturan khusus, hanya digunakan sesuai kata benda yang digunakan. 

Der digunakan untuk kata benda yang berhubungan dengan laki-laki. Sedangkan die digunakan untuk kata benda yang selanjutnya adalah wanita atau perempuan. Sedangkan das digunakan untuk kata benda bukan laki-laki dan perempuan bisa hewan dan juga benda. Misalnya saja der Mann (laki-laki), die Frau isst (Wanita itu sedang makan), der Junge (anak laki-laki). 

Angka 

Materi angka sama pentingnya seperti kosakata karena sering digunakan. Cara mudah untuk menghafalkan angka adalah membaca dan mendengarkan beberapa kali. Ulangi seperti yang dikatakan oleh native speaker dalam rekaman. Berikut ini angka dalam bahasa Jerman yang bisa dihafalkan :

eins : satu

zwei : dua

drei  : tiga 

vier  : empat 

fünf  : lima

sechs : enam

sieben : tujuh

acht    : delapan

neun   : sembilan

zehn   : sepuluh

plus : tambah 

minus : kurang

gleich : sama dengan 

Waktu 

Setelah belajar angka, kamu juga perlu mempelajari soal waktu. Bagaimana cara mengucapkan waktu dalam bahasa Jerman? Waktu disebut dengan Zeit. Selain angka kamu juga harus menghafalkan beberapa kata yang berhubungan dengan waktu berikut ini. 

 

Es ist … : Sekarang jam …

Uhr : tepat

Viertel : seperempat

halb : setengah

nach : lebih

vor : menuju

Wie spät ist es? : Jam berapa sekarang?

Kata Uhr digunakan setelah mengucapkan angka. Misalnya Es ist ein Uhr artinya jam satu tepat. Kata nach digunakan setelah mengucapkan menit, misalnya Es ist fünf nach zehn artinya pukul lima lebih sepuluh. Masih banyak aturan lain yang digunakan dalam materi tentang waktu yang perlu dipelajari sebagai pemula. 

 

Studi Ke Jerman dan Pentingnya ilmu Manajemen

Sebelum memutuskan untuk studi di Jerman, tentunya kamu harus memenuhi salah satu syarat yang penting yaitu menguasai bahasa Jerman.

Jika kamu dari awal sudah berencana untuk kuliah di Jerman saat masih duduk di bangku SMA atau kuliah, kamu bisa mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Jerman.

Saat kamu belajar lebih dini, kamu bisa belajar bahasa Jerman dengan mengikuti kelas kursus bahasa Jerman di Jakarta secara ekstensif.

Namun, jika kamu ternyata memutuskan untuk belajar ke Jerman secara mendadak, maka kamu perlu mengikuti kursus bahasa Jerman secara intensif atau super intensif, agar kamu bisa mendapatkan ijazah B1 dalam waktu yang cepat.

Rekomendasi Tempat Kursus Bahasa Jerman di Jakarta Terbaik

Dimana kursus bahasa Jerman di Jakarta yang bagus? Salah satu tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta yang recommended adalah di Eduversity. Kursus bahasa Jerman membantu kamu mempelajari dan memahami cara kerja bahasa Jerman.

Kursus bahasa Jerman di jakarta tidak hanya berfokus pada keterampilan berbicara dan mendengarkan, tetapi juga pada tata bahasa serta keterampilan membaca dan menulis.

Bahkan, Eduversity juga menggunakan pengajar native speaker sehingga siswa menjadi lebih terbiasa dalam berkomunikasi dengan bahasa Jerman.

Jika kamu tertarik untuk mengikuti kursus bahasa Jerman di Jakarta tempatnya Eduversity, kamu bisa mengakses situs resminya di Eduversity.co.id.

Dan jangan salah memilih tempat kursus Bahasa Jerman karena tergoda dengan harga yang murah namun kualitasnya tidka terjamin jadi pilihlah tempat kursus yang sudah berpengalaman dan memiliki rekomendasi yang bagus.

Tujuan Diterapkannya Manajemen

Tak hanya pengertian manajemen, fungsi dan karakteristiknya saja, hal yang tidak boleh dilewatkan adalah soal tujuan manajemen. Sesuai dengan pengertiannya bahwa tujuan manajemen adalah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Ada beberapa tujuan secara umum yang menjadi alasan manajemen perlu diterapkan.

  1. Mendapatkan hasil maksimal dengan upaya minimum

Apabila dilihat dari tujuan utamanya, maka manajemen diberlakukan untuk mengamankan hasil maksimum dengan sumber daya yang minimum. Bagaimana cara memanfaatkan SDM, material serta keuangan supaya memiliki kombinasi terbaik.

  1. Meningkatkan efisiensi faktor produksi

Dengan adanya pemanfaatan faktor produksi yang tepat maka efisiensi dapat ditingkatkan hingga taraf yang diperoleh mengurangi kerusakan dan pemborosan. Pada akhirnya juga mengarah pada hemat waktu, usaha dan uang demi pertumbuhan perusahaan.

  1. Kesejahteraan maksimum untuk pengusaha dan karyawan

Tujuan manajemen adalah memastikan kelancaran koordinasi fungsi perusahaan. Pada akhirnya juga memberikan manfaat maksimal pada karyawan dalam bentuk kondisi kerja baik, sistem upah sesuai serta insentif yang menguntungkan.

  1. Perbaikan SDM dan keadilan sosial

Manajemen juga memiliki tujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu masyarakat. Melalui peningkatan produktivitas dan pekerjaan manajemen memastikan adanya standar kehidupan yang lebih baik.