Staf Khusus Yang Bikin Kisruh Bag3

Arcandra adalah kakak tingkat Darmawan saat mengambil kuliah di Texas A&M University, Amerika Serikat. Politikus PDI Perjuangan ini juga disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali memperkenalkan Arcandra kepada Presiden Jokowi. Seorang petinggi di Kementerian Energi mengatakan para pejabat eselon I sempat mempertanyakan kompetensi ketiga pejabat dari Kantor Staf Presiden, yang beralamat di Gedung Bina Graha, Jakarta.

Mereka khawatir anggota staf khusus dipilih hanya karena faktor kedekatan, bukan karena kompetensi. Arcandra mengakui ada pengaruh Darmawan dalam pemilihan anggota staf khususnya. Setelah dilantik, ia meminta rekomendasi Darmawan. Tapi dia mengklaim tetap melakukan seleksi terhadap kandidat yang diajukan Darmawan. ”Kompetensi yang saya butuhkan terkait dengan listrik, energi terbarukan, dan mineral serta batu bara. Saya tetap shortlisted,” katanya. Darmawan menolak permohonan wawancara.

Guru Ngaji Dari Crystal Lake Bag4

Salah satu patennya, MultiColumn Tension (McT) Leg Platform, terdaftar pada 8 Mei 2014. Paten itulah yang membawa Arcandra ke Indonesia. Pada 25 September 2014, PT Pertamina EP mengundang Arcandra membenahi proyek kilang di L-Parigi, Karawang. Arcandra mengatakan Petroneering mengajukan proposal ke Pertamina sejak 2013. Menurut dia, keunggulan teknologi McT adalah lebih ekonomis karena bisa disesuaikan dengan umur lapangan proyek. ”Teknologi McT sesuai jika diterapkan di lapangan ini,” ujarnya.

Pertamina tak bersedia membeberkan kerja sama dengan Petroneering. Juru bicara Pertamina EP, Muhammad Baron, mengatakan evaluasi kemitraan secara teknis masih belum selesai dibahas. ”Kami belum bisa membuka hasilnya,” ucapnya. Tiga tahun ditunggu, Pertamina baru mengiyakan proyek senilai US$ 150 juta itu lima hari sebelum Arcandra ditunjuk sebagai menteri. Namun pria berdarah Minang ini menampik tudingan bahwa proyek itu didapat karena ada mantan petinggi Pertamina di Petroneering. ”Tak ada kaitan dengan Pertamina. Silakan lihat sendiri kalau punya akses.”