Tesaurus Akil Balig Endarmoko Bag4

Tengok, misalnya, kata elok. Pada terbitan 2006 terderetkan 44 kata yang memiliki ”hubungan makna satu dengan yang lain”. Namun, pada edisi yang baru, selain jajaran bertambah lima anggota baru, pemaparannya tidak sekadar berbanjar dari kiri ke kanan, tapi digolongkan ke dalam lima gugus: (a) bagus, cakap, ganteng…, (b) ayu, cantik, jelita, kirana, manis, molek…, (c) aksi, anggun, elegan, necis, perlente…, (d) artistik, asri, bahari, cemerlang, estetis, indah, menawan, permai…, (e) baik, patut. Eko Endarmoko tidak berkuar-kuar apa dasar penggolongan ini. Namun dapat ditebak apa yang ada di balik benaknya saat menggarap lema elok ini: (a) maskulin, (b) feminin, (d) neutrum, (c) penampilan, (e) penilaian (judgement).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *