DESAIN HATCHBACK JERMAN

DESAIN HATCHBACK JERMAN

Salah satu pertimbangan memilih sebuah Compact Hatchback adalah dari segi desain. Sayangnya Polo hanya melakukan sedikit perubahan minor baik di eksterior maupun interior.

Proporsi tampilan luar Polo masih begitu identik dengan model 1.4 yang lebih dulu hadir. Bahkan bicara modernitas, ia agak tertinggal karena absen menampilkan DRL sebagai komponen fungsional yang juga bisa menjadi pemanis tampilan eksterior. Perbedaan mencolok Polo dibanding model 1.4 hanya terlihat di spion berwarna hitam, desain lampu depan dan belakang baru, dan juga pelek yang berbeda.

Sisanya masih sama. Hal ini tentu berbeda dibanding Toyota Yaris TRD Sportivo dan Mazda2 GT yang mengedepan kan kesan agresif dengan sentuhan garis tegas di bodi. Meski pada buritan, tongkrongan Mazda2 belum semenarik Yaris. Tidak hanya itu, desain interior Polo 1.2 TSI juga tidak lebih baik. Terlihat dari dominasi material plastik baik di dasbor dan juga door trim. Terlebih dengan komposisi jok baris kedua yang relatif lebih sempit, meski ia membayar dengan kelegaan ruang di area bagasi.

Lemahnya interior Polo 1.2 TSI ini juga tidak jauh berbeda dibanding interior Yaris. Penggunaan material plastik juga cukup dominan. Termasuk dengan monotonnya tampilan dasbor. Keduanya praktis agak tertinggal jika dibanding Mazda2 GT yang sukses menyuguhkan unsur sporti di kabin selaras dengan tampilan eksteriornya. Walau Mazda2 GT juga dominan bermain dengan material plastik, tampilan dasbornya berkesan paling futuristis. Ditambah dengan aksen merah pada jok, dasbor dan trim pintu membuat aura kabin Mazda2 berkesan lebih gahar.

PERFORMA

Masuk ke ranah performa, VW Polo 1.2 TSI cukup jauh meninggalkan kedua lawannya dari Jepang. Walaupun dengan kapasitas mesin terkecil dan hanya mampu menghasilkan 105 dk, ia tetap istimewa dengan torsi sebesar 175 Nm. Komposisi ini mampu membuat compact hatchback Jerman ini melesat 0-100 km/jam dalam 10,1 detik saja.

Sedangkan Mazda2 GT dengan 115 dk dan torsi 148 Nm membutuhkan waktu 10,6 detik. Toyota Yaris TRD Sportivo harus puas di urutan terakhir walaupun dengan 109 dk dan torsi 140 Nm ia membutuhkan 12,1 detik untuk menyelesaikan target akselerasi yang sama. Tidak hanya itu, konsumsi BBM VW Polo 1.2 TSI pun menjadi sangat istimewa di kelas ini.

Dalam pengetesan kami, ia dapat berjalan sejauh 14,7 km/l untuk rute dalam kota diikuti Mazda2 GT dan Toyota Yaris TRD Sportivo masing-masing dengan 13,8 km/l dan 12,0 km/l. Untuk rute tol, Polo 1.2 TSI masih memimpin karena mampu menempuh jarak 21,1 km/l diikuti Mazda2 GT dengan 18,5 km/l dan 17,0 km/l untuk Yaris TRD Sportivo. Semua figur istimewa yang dimiliki Polo 1.2 TSI ini ditunjang oleh mesin baru dan transmisi kopling ganda 7-percepatan.

Tidak hanya membuat transfer tenaga lebih halus, transmisi ini terbukti cekatan sehingga lebih efisien saat eco driving maupun berakselerasi. Setiap kelebihan pasti ada kekurangan, dan harus diakui bahwa mesin turbo pada Polo 1.2 TSI juga memiliki kelemahan. Ia harus sedikit kikuk saat kondisi stop and go karena masih terasa gejala turbo lag pada putaran mesin rendah, berbeda dengan kedua lawannya yang menggunakan mesin naturally aspirated.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *