Senjata Pemberantas Demam Berdarah

EMBER-EMBER putih kecil mirip kaleng cat tembok itu nangkring di sela-sela pot tanaman di depan rumah Mbah Gito di Kampung Sidomulyo, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Di sekeliling dinding atas ember diberi lubang kecil. Ember itu berisi air, pelet, dan kain panel warna oranye dengan bercak hitam kecil yang bergerombol di atasnya.

”Iki (ini) lho, telur nyamuknya,” kata perempuan 72 tahun itu, Selasa pekan lalu. Bersama beberapa orang dalam rukun tetangga di wilayahnya, Mbah Gito ikut mengasuh telur-telur nyamuk yang diletakkan di ember, seperti di depan rumahnya itu. Mereka sedang mengembangbiakkan nyamuk Aedes aegypti, si pembawa virus demam berdarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *