Topi Baja Putih Calon Pemenang Nobel Sukarelawan

Helmet, yang bergerak di Suriah, pekan lalu dinomi nasikan sebagai pemenang Hadiah Nobel. Lebih dari 130 organisasi di dunia mendukung pencalonan ini. bertopi baja putih atau WhiteSejak 2013, lembaga swadaya masyarakat ini telah memperlihatkan keberaniannya menolong korban pengeboman pesawat tempur pemerintah Suriah dan Rusia.

Di bawah desingan peluru para penembak jitu dan bombardemen yang masih berlangsung, mereka menarik para korban dari reruntuhan bangunan yang luluh-lantak atau terbakar agar mendapat perawatan medis. Tukang roti, penjahit, insinyur, pelukis, dan apoteker bergabung dalam organisasi yang bertekad menolong warga sipil korban Perang Suriah ini tanpa mempedulikan latar belakang agama dan kecenderungan politik.

Kelompok dengan 3.000 anggota ini beroperasi di seluruh Suriah, termasuk Kegubernuran Aleppo, Idlib, Latakia, Homs, Deraa, dan Damaskus. Kepada Al Jazeera, Ammar Aosalmo, anggota senior kelompok ini, menyebutkan 134 anggota Topi Baja Putih tewas. Terakhir, Kamis pekan lalu, Khaled Omar, 31 tahun, sukarelawan yang berhasil mengeluarkan seorang bayi dari reruntuhan pada 2014. Kritik menyebutkan Topi Baja Putih menerima ribuan dolar dari Amerika dan pasukan gabungan NATO. Pemenang Hadiah Nobel untuk Perdamaian akan diumumkan pada 7 Oktober.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *